Persyaratan Mutu Ekspor Produk (Komponen) Otomotif ke Kanada

Berikut ini informasi persyaratan mutu dan regulasi teknis terkait produk yang akan diekspor ke Kanada.

1. Informasi Umum

Kanada merupakan salah satu negara dengan industri otomotif terbesar di Amerika Utara dan memiliki peran penting dalam rantai pasok otomotif global. Kegiatan manufaktur kendaraan dan komponen otomotif terutama terkonsentrasi di Provinsi Ontario yang terhubung langsung dengan pusat industri otomotif Amerika Serikat, khususnya wilayah Michigan. Kedekatan geografis dan integrasi ekonomi melalui perjanjian perdagangan regional menjadikan Kanada bagian dari ekosistem produksi kendaraan Amerika Utara. Negara Kanada memiliki populasi sebesar 41,2 Juta Jiwa dengan GDP per kapita sebesar USD 54.340,3 pada tahun 2024. Hal ini mencerminkan daya beli masyarakat yang kuat terhadap kendaraan dan suku cadang yang berkualitas.  Indonesia dan Kanada memiliki peluang strategis yang signifikan terkait ekspor produk karet yaitu melalui implementasi Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA CEPA) yang mulai berlaku secara bertahap pada tahun 2026 ini.

Di Kanada, suku cadang otomotif diklasifikasikan pada Bab 87 dari kode Sistem Harmonisasi (HS), khususnya pada HS Kode 8708 yang mencakup suku cadang dan aksesori kendaraan bermotor Berdasarkan data Trade Map pada tahun 2025 Kanada mengimpor produk HS 8708 (Parts and Accessories of Motor Vehicles) dengan nilai USD 18,53 miliar, dengan nilai ekspor dari Indonesia sebesar USD 62,4 juta.

Kanada merupakan salah satu pasar potensial untuk ekspor komponen otomotif seperti ban kendaraan, komponen karet, komponen plastik, sistem pencahayaan, kabel kendaraan (wiring harness), komponen pengereman, serta berbagai suku cadang kendaraan bermotor lainnya. Namun demikian, seluruh produk yang diekspor ke Kanada harus memenuhi persyaratan keselamatan, lingkungan, dan administrasi yang ditetapkan oleh pemerintah Kanada sebelum dapat dipasarkan atau digunakan di negara tersebut. Untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, perlindungan lingkungan, serta perdagangan yang adil, Pemerintah Kanada menerapkan berbagai ketentuan teknis yang mengatur kendaraan bermotor dan komponennya. Ketentuan tersebut mencakup persyaratan keselamatan kendaraan, standar emisi, penandaan produk, serta kewajiban dokumentasi impor yang harus dipenuhi oleh produsen maupun importir sebelum produk dapat dipasarkan di Kanada.

 

   Gambar 1. Contoh Jenis Komponen Otomotif yang Diekspor ke Kanada

2. Undang-undang

a. Motor Vehicle Safety Act

Motor Vehicle Safety Act (MVSA) merupakan undang-undang federal utama yang mengatur keselamatan kendaraan bermotor dan peralatan kendaraan bermotor yang diproduksi, diimpor, atau dipasarkan di Kanada. Undang-undang ini menjadi dasar penerapan berbagai persyaratan keselamatan kendaraan yang ditetapkan oleh Transport Canada.

MVSA mengatur beberapa aspek penting sebagai berikut:

  • Menetapkan persyaratan keselamatan kendaraan dan komponen kendaraan bermotor.
  • Memberikan kewenangan kepada Transport Canada untuk melakukan pengawasan kepatuhan.
  • Mewajibkan produsen dan importir memastikan produk memenuhi persyaratan keselamatan yang berlaku.
  • Mengatur pelaporan cacat keselamatan (safety defect reporting).
  • Memberikan kewenangan kepada pemerintah untuk memerintahkan tindakan perbaikan atau penarikan kembali (recall) produk yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan.

Eksportir Indonesia perlu memastikan bahwa komponen otomotif yang dipasarkan di Kanada:

  • Memenuhi persyaratan keselamatan yang berlaku.
  • Didukung oleh dokumen pembuktian kepatuhan (compliance records).
  • Dapat ditelusuri apabila terjadi keluhan atau investigasi keselamatan.
  • Memenuhi ketentuan standar keselamatan yang ditetapkan dalam Canadian Motor Vehicle Safety Standards (CMVSS).
b. Motor Vehicle Transport Act

Motor Vehicle Transport Act (MVTA) merupakan undang-undang federal yang mengatur keselamatan dan operasional kendaraan komersial yang digunakan dalam kegiatan transportasi antarprovinsi dan internasional di Kanada. Undang-Undang ini menjadi dasar penerapan National Safety Code for Motor Carriers yang bertujuan menciptakan standar keselamatan yang seragam bagi operator transportasi jalan raya di seluruh wilayah Kanada.

c. Canadian Environmental Protection Act, 1999 (CEPA)

CEPA diatur oleh Environment and Climate Change Canada (ECCC) untuk mengontrol dampak lingkungan melalui standar emisi gas rumah kaca (GHG) pada kendaraan berat dan mesin. Tujuan utama undang-undang ini adalah untuk mengurangi kontribusi kendaraan dan mesin on-road maupun off-road terhadap polusi udara di Kanada melalui penyusunan dan penerapan standar kinerja emisi yang diatur untuk kendaraan, mesin, dan peralatan yang diproduksi dan diimpor ke Kanada.

Sehubungan dengan kendaraan bermotor dan suku cadang kendaraan, ECCC mengatur persyaratan emisi kendaraan impor ke Kanada. Menurut UU ini, kendaraan, mesin, atau peralatan yang diimpor ke atau dijual di Kanada harus mencantumkan "tanda emisi nasional", yang menunjukkan bahwa standar emisi yang berlaku telah dipatuhi. Ada empat Peraturan terkait impor kendaraan bermotor dan bagiannya yang ditetapkan berdasarkan Undang-Undang ini, yaitu: 

  • Peraturan Emisi Mesin dan Kendaraan Bermotor On-Road;
  • Peraturan Emisi Mesin Cetus Api Kecil Off-Road;
  • Peraturan Emisi Mesin Nyala Kompresi Off-Road; dan
  • Peraturan Emisi Kendaraan Rekreasi Off-Road dan Mesin Cetus Api untuk Kendaraan Laut.  
dCustoms Act

Customs Act menjadi dasar hukum utama dalam pengawasan kepabeanan Kanada yang mengatur pelaporan barang impor, penetapan nilai pabean, klasifikasi tarif, verifikasi asal barang, kewajiban importir, serta kewenangan CBSA dalam pemeriksaan dan penegakan kepatuhan impor. Seluruh komponen otomotif yang diimpor ke Kanada wajib diklasifikasikan menggunakan kode HS yang sesuai dan dilengkapi dengan dokumen impor yang dipersyaratkan. Selain itu, beberapa produk otomotif juga dapat dikenakan persyaratan tambahan dari instansi teknis seperti Transport Canada sebelum memperoleh izin masuk ke pasar Kanada.

3. Regulasi

a. Motor Vehicle Safety Regulations (MVSR)

Regulasi ini berfungsi sebagai guardrail (pagar pengaman) hukum agar setiap modifikasi pihak ketiga tidak mengorbankan aspek keselamatan bawaan pabrik. Semua komponen pengganti atau komponen yang dimodifikasi harus memiliki ketahanan material yang teruji dan bersertifikat guna meminimalkan risiko kecelakaan akibat kegagalan komponen di jalan raya. Berdasarkan dokumen Motor Vehicle Safety Regulations (C.R.C., c. 1038), khususnya pada pasal regulasi mengenai kendaraan yang dimodifikasi (Altered Vehicle), dijelaskan secara mendetail mengenai dampak regulasi tersebut terhadap keamanan komponen otomotif. Hal yang harus diperhatikan oleh produsen dan importir komponen otomotif adalah sebagai berikut : 

Menjaga integritas beban maksimum kendaraan, di mana setiap kendaraan dirancang dengan kapasitas beban yang aman melalui parameter GVWR (Gross Vehicle Weight Rating) dan GAWR (Gross Axle Weight Rating). Ketika komponen otomotif diubah (misalnya sistem suspensi, sasis, atau bak muatan) maka ada hal-hal yang harus diperhatikan, yaitu :

  • Modifikasi tersebut tidak boleh melebihi batas kekuatan struktural asli dari komponen pembawa beban bawaan pabrik, kecuali jika komponen tersebut ikut ditingkatkan kinerjanya.
  • Peningkatan kapasitas beban komponen tersebut harus didasarkan pada rekomendasi tertulis yang resmi dari produsen asli (pabrikan) guna menjamin bahwa modifikasi tidak memicu kegagalan mekanis yang fatal saat kendaraan digunakan di jalan raya.
  • Kepatuhan ketat terhadap standar keselamatan (safety standards).

Regulasi ini menegaskan bahwa setiap perubahan atau penggantian komponen otomotif wajib tetap mematuhi standar keselamatan kendaraan secara menyeluruh (seperti yang dirujuk pada sub section 5(2) dokumen tersebut). Dalam konteks komponen otomotif, hal ini mencakup jaminan keamanan pada aspek-aspek krusial berikut :

  • Sistem pengereman di mana komponen rem (seperti air brake system atau hydraulic brake) harus tetap berfungsi optimal dan mampu menahan beban kendaraan pasca-modifikasi tanpa mengalami penurunan traksi atau malfungsi.
  • Perlindungan penumpang di mana komponen interior seperti sabuk pengaman (seat belt assembly), perangkat penahan (restraint system), dan jangkar kursi (seat anchorage) wajib mempertahankan kepatuhan terhadap standarnya agar tetap melindungi penumpang dari benturan fatal.
  • Visibilitas dan pencahayaan di mana modifikasi pada lampu utama (headlamp) atau kaca jendela (glazing materials) harus mengikuti batasan teknis agar tidak mengurangi visibilitas pengemudi maupun pengguna jalan lain.
  • Transparansi informasi melalui sertifikasi dan label kepatuhan.

Aspek keamanan tidak hanya diuji dari kekuatan fisik komponen, melainkan juga dari validitas data operasional kendaraan. Hal-hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :

  • Perusahaan modifikator wajib menempelkan label kepatuhan baru (compliance label) atau addendum informasi jika modifikasi mengubah akurasi berat kendaraan asli.
  • Hal ini memastikan pengguna kendaraan, mekanik, maupun otoritas keselamatan jalan raya mengetahui batasan beban yang aman (load-carrying capacity) terkini dari komponen otomotif yang telah diubah tersebut.

MVSR menyebutkan ada beberapa persyaratan tanda keselamatan yang disebut National Safety Mark Requirements. National Safety Mark menunjukkan bahwa kendaraan atau kursi mobil anak harus memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan di Kanada. Di bagian tengah logo terdapat nomor unik (ditunjukkan dengan contoh "YYY") yang diberikan khusus untuk setiap produsen atau importir resmi. Produsen di Kanada yang telah membuktikan bahwa proses produksi kendaraan mereka memenuhi Standar Keselamatan Kendaraan Bermotor Kanada (Canada Motor Vehicle Safety Standards) akan diberikan hak untuk menggunakan Tanda Keselamatan Nasional ini dan wajib menempelkannya pada kendaraan mereka.

ChatGPT Image Jun 29, 2026, 11_42_20 AM.png

Gambar 2. National Safety Mark

B. Motor Vehicle Tire Safety Regulation (MVTR)

Motor Vehicle Tire Safety Regulations (SOR/2013-198), Peraturan ini memastikan setiap ban yang diproduksi, diimpor, atau dijual di Kanada telah memenuhi standar keselamatan yang ketat. Menjaga keselamatan ban kendaraan bukan sekadar urusan kenyamanan berkendara, melainkan pilar utama dalam melindungi nyawa di jalan raya. Secara prinsip, keselamatan ban bertumpu pada tiga aspek krusial: kepatuhan standar teknis, kesesuaian kondisi lingkungan, dan perawatan preventif. 

Setiap ban yang beredar wajib memenuhi standardisasi kelayakan yang ketat seperti yang tertuang dalam regulasi internasional maupun dalam MVTR untuk memastikan materialnya mampu menahan beban dan kecepatan sesuai peruntukan jenis kendaraannya. Selain itu, aspek penandaan seperti nomor identifikasi ban (Tire Identification Number) sangat penting untuk melacak kedaluwarsa atau adanya penarikan produk akibat cacat produksi.

Untuk impor ban kendaraan bermotor secara umum, perusahaan pengimpor diwajibkan untuk: (i) membuat pernyataan yang menyebutkan nama produsen ban dan rincian kontak, (ii) memberikan pernyataan dari produsen ban bahwa produk tersebut memenuhi "standar yang ditentukan untuk kelas tersebut" pada saat diproduksi, (iii) memberikan informasi tentang nama merek, penetapan ukuran, serta jenis dan jumlah ban, dan (iv) memberikan tanggal impor.

Pemilihan jenis ban sangat memengaruhi daya cengkeram (grip) kendaraan, Penyesuaian ban berdasarkan musim dan kondisi jalan juga harus diperhatikan untuk menghindari risiko kecelakaan. Ban untuk musim dingin atau salju yang berada di wilayah dengan suhu ekstrem, penggunaan ban salju (khusus) menjadi kewajiban hukum atau rekomendasi fatal karena ban biasa akan mengeras dan kehilangan traksi pada suhu di bawah 7°C. Pada saat kondisi hujan atau basah, pastikan kedalaman alur tapak ban (tread depth) masih tebal untuk mencegah terjadinya efek melayang di atas air (aquaplaning).

C. Motor Vehicle Retraint Systems and Booster Seats Safety Regulation (SOR/2010-90)

Peraturan ini merinci persyaratan keselamatan untuk penggunaan semua sistem keamanan penumpang (termasuk untuk penyandang cacat) dan booster seat pada kendaraan bermotor di Kanada. Persyaratannya meliputi (i) penerapan tanda keselamatan nasional pada sistem keamanan penumpang dan booster seat; (ii) penggunaan bahan interior yang memenuhi persyaratan sistem mudah terbakar; (iii) penggunaan bahan khusus untuk menutupi permukaan sistem keamanan penumpang anak-anak; dan (iv) penempelan label permanen yang memuat sekumpulan informasi khusus pada sistem keamanan penumpang anak-anak.

  • Tanda keselamatan nasional. Setiap sistem keamanan penumpang dan booster seat yang diimpor ke Kanada harus diberi tanda keselamatan nasional, Lihat tandanya di tautan ini. Tanda harus berdiameter minimal 50 mm dan melekat secara permanen pada sistem keamanan penumpang.
  • Sifat mudah terbakar dari bahan interior. Bahan yang digunakan pada setiap sistem keamanan penumpang anak harus sesuai dengan Standar Teknis Dokumen (TSD) No. 302 tentang Sifat Mudah Terbakar Bahan Interior.
  • Bahan yang menutupi permukaan sistem keamanan penumpang. Permukaan yang terpapar bagian kepala anak harus ditutup dengan "bahan penyerap energi yang tidak langsung kembali ke bentuk semula, yang memiliki tahanan 4-70 kPa dengan persentase tahanan kompresi-defleksi 25%.
  • Informasi yang ditempelkan pada sistem keamanan penumpang. Label yang mencantumkan informasi tentang produsen, nama dan nomor model, dan tanggal pembuatan sistem keamanan penumpang; rekomendasi pabrik untuk tinggi dan berat badan anak; dan peringatan terkait penggunaan sistem keamanan penumpang. Informasi ini harus dalam bahasa resmi Kanada, yaitu bahasa Inggris dan Prancis.
  • Selain memenuhi persyaratan keselamatan, perusahaan harus memelihara catatan tertulis yang menunjukkan bahwa sistem keamanan penumpang atau booster seat yang diimpor ke Kanada memenuhi semua standar yang berlaku. Catatan harus disimpan minimal lima tahun sejak tanggal pembuatan atau impor. Peraturan dapat dilihat pada tautan ini

Gambar 3. Air Bag Warning Label dan School Bus Restraint System Warning Label

D. On-Road Vehicle and Engine Emission Regulations (SOR/2003-2)

Tujuan utama dari On-Road Vehicle and Engine Emission Regulations (SOR/2003-2) adalah pengurangan emisi dan zat beracun serta harmonisasi standar pengujian dan standar emisi Kanada dengan aturan Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA). Pengurangan emisi dilakukan dengan menekan emisi hidrokarbon, karbon monoksida, nitrogen oksida, formaldehida, dan materi partikulat dari kendaraan serta mesin jalan raya. Pengurangan zat beracun dilakukan dengan mengurangi emisi zat beracun spesifik seperti 1,3-butadiene, asetaldehida, akrolein, dan benzena melalui pembatasan emisi hidrokarbon.

Perusahaan yang memproduksi atau mengimpor kendaraan/mesin di Kanada harus mengajukan izin kepada Menteri untuk membubuhkan Tanda Emisi Nasional (National Emissions Mark). Tanda ini harus ditempel secara permanen, tahan cuaca, berukuran minimal 7 mm × 10 mm, serta mencantumkan nomor otorisasi perusahaan (kecuali jika sudah menggunakan Tanda Keselamatan Nasional dari Menteri Transportasi).

Kendaraan dan mesin yang diimpor ke Kanada pada tanggal atau setelah 1 Januari 2004 harus mematuhi Peraturan ini. Berlaku untuk kendaraan dan mesin yang perakitan utamanya selesai atau diimpor ke Kanada pada atau setelah 1 Januari 2004. Kelas yang diatur meliputi kendaraan penumpang ringan (light-duty vehicles), truk ringan/berat, kendaraan penumpang ukuran sedang, kendaraan Kelas 2B & Kelas 3, kendaraan berat (heavy-duty), serta sepeda motor.

Peraturan ini mewajibkan kendaraan (tergantung tahun modelnya, seperti model tahun 2017/2018 ke atas) untuk mematuhi ambang batas emisi gas buang, penguapan (evaporative), dan pengisian bahan bakar (refueling) yang mengacu pada sistem regulasi CFR (Code of Federal Regulations) Amerika Serikat. Kendaraan juga wajib dilengkapi dengan sistem diagnostik internal (on-board diagnostic system).

 

4. Standar

Standar teknis yang wajib dipenuhi oleh produsen komponen otomotif disebut dengan Canada Motor Vehicle Safety Standards (CMVSS). Standar ini sebagian besar diharmonisasi dengan Federal Motor Vehicle Safety Standards (FMVSS) milik Amerika Serikat.  Beberapa kategori standar pengujian yang relevan untuk produsen komponen otomotif meliputi :

  • Kategori 100-Series (Crash Avoidance / Pencegahan Kecelakaan) : Pengujian komponen aktif seperti sistem pengereman hidrolik/elektrik, lampu dan sistem pencahayaan, kaca spion, ban dan wiper.
  • Kategori 200-Series (Crashworthiness / Ketahanan Tabrakan) : Pengujian komponen pasif perlindungan penumpang seperti kunci pintu (door locks), komponen penahan pintu, sandaran kepala (head restraints), sabuk pengaman, airbag, dan bahan kaca (Glazing materials)
  • Kategori 300-Series (Post-Crash Survivability / Kelangsungan Hidup Pasca-Kecelakaan) : Pengujian integritas sistem bahan bakar dan ketahanan material interior terhadap api (flammability of interior materials).

Berikut adalah beberapa standar ISO yang berfokus pada keselamatan dan pengendalian mutu :

  • ISO 4926:2020 Road vehicles-Hydraulic braking systems- Non-petroleum-based reference fluid.
  • ISO 7309:1985 Road vehicles-Hydraulic braking systems-ISO reference petroleum base fluid.
  • ISO 12161:2006 Road vehicles-Endurance braking systems of motor vehicles and towed vehicles-Test Procedures.
  • ISO 6597:2005 Road vehicles-Hydraulic braking systems, including those with electronic control functions, for motor vehicles-Test procedures.
  • ISO 6597:2005 Road vehicles-Hydraulic braking systems, including those with electronic control functions, for motor vehicles-Test Procedures.
  • ISO 10604:2026 Road vehicles-Measuring procedure for aiming of luminous beans of front lighting devices.
  • ISO 16505:2019 Road vehicles-Ergonomic and performance aspects of Camera Monitor Systems-Requirements and test procedures.
  • ISO 5740:1982 Road vehicles-Rear view mirrors-Test Method for determining reflectance.
  • ISO 13325:2019 Tyres-Coast by methods for measurement of tyre-to-road sound emission.
  • ISO 18106:2016 Passenger car, commercial vehicle, truck and bus tyres-Methods for measuring snow grip performance-Loaded new tyres. 
  • ISO 11749:2023 Belt drives - V-ribbed belts for automotive industry-Fatige test
  • ISO 17324:2014 Rubber hoses for automotive turbochargers-Specification. 
  • ISO 3537:2015 Road vehicles-Safety glazing materials-Mechanical test.
  • ISO 11983:2025 Road vehicles-Safet glazing materials-Test meyhods for electro-switchable glazing.

 

5. Lembaga Berwenang

a. Transport Canada (TC)

Transport Canada (TC) menetapkan regulasi teknis keselamatan, memperbaharui standar pengujian komponen otomotif (CMVSS) dan berhak melakukan audit acak serta meminta dokumen bukti pengujian kapan saja dari manufaktur. TC menerapkan undang-undang (UU), peraturan, standar, dan kebijakan untuk mewujudkan keselamatan di jalan raya dan jalur kereta api, laut, serta udara. Sehubungan dengan kendaraan bermotor dan suku cadang kendaraan, TC mengatur keselamatan kendaraan dan ban di Kanada melalui UU Keselamatan Kendaraan Bermotor (Motor Vehicle Safety Act) dan Peraturan Keselamatan Ban Kendaraan Bermotor (Motor Vehicle Tire Safety Regulation).

b. Canada Border Services Agency (CBSA)

Proses impor komponen otomotif ke Kanada melalui Canada Border Services Agency (CBSA) melibatkan serangkaian aturan bea cukai dan kepatuhan yang ketat. CBSA tidak hanya memungut bea masuk, tetapi juga menegakkan regulasi dari kementerian lain seperti Transport Canada untuk memastikan komponen tersebut aman digunakan.

CBSA juga memberikan informasi mengenai proses impor barang komersial ke Kanada kepada importir. Informasi yang diberikan adalah untuk melengkapi persyaratan yang ditetapkan undang-undang, peraturan, dan kerangka acuan yang ada mengenai impor yang diawasi oleh instansi pemerintah terkait di Kanada. Panduan langkah demi langkah mengenai impor barang niaga ke Kanada dapat diakses di situs web CBSA.

c. Canadian Council of Motor Transport Administrators (CCMTA) 

CCMTA adalah organisasi yang mengoordinasikan administrasi, regulasi, dan kontrol operasional transportasi jalan raya serta keselamatan kendaraan di tingkat federal, provinsi, dan wilayah (territory) di Kanada. Sementara Transport Canada mengatur standar pembuatan kendaraan baru, regulasi kelayakan jalan sehari-hari diatur oleh masing-masing pemerintah provinsi lewat koordinasi CCMTA.

  • 404-1111 Prince of Wales Drive, Ottawa, Ontario, K2C 3T2 Canada
  • 613.736.1003
  • info@ccmta.ca 

6. Informasi Lainnya


Diterbitkan pada  30 Jun 2026

🔍 Executive Summary

**Ringkasan Utama:**

- Namun demikian, seluruh produk yang diekspor ke Kanada harus memenuhi persyaratan keselamatan, lingkungan, dan administrasi yang ditetapkan oleh pemerintah Kanada sebelum dapat dipasarkan atau digunakan di negara tersebut
- Ketentuan tersebut mencakup persyaratan keselamatan kendaraan, standar emisi, penandaan produk, serta kewajiban dokumentasi impor yang harus dipenuhi oleh produsen maupun importir sebelum produk dapat dipasarkan di Kanada
- Transparansi informasi melalui sertifikasi dan label kepatuhan
- Didukung oleh dokumen pembuktian kepatuhan (compliance records)
- Menurut UU ini, kendaraan, mesin, atau peralatan yang diimpor ke atau dijual di Kanada harus mencantumkan "tanda emisi nasional", yang menunjukkan bahwa standar emisi yang berlaku telah dipatuhi
- Transparansi informasi melalui sertifikasi dan label kepatuhan
-  Produsen di Kanada yang telah membuktikan bahwa proses produksi kendaraan mereka memenuhi Standar Keselamatan Kendaraan Bermotor Kanada (Canada Motor Vehicle Safety Standards) akan diberikan hak untuk menggunakan Tanda Keselamatan Nasional ini dan wajib menempelkannya pada kendaraan mereka
- Seluruh komponen otomotif yang diimpor ke Kanada wajib diklasifikasikan menggunakan kode HS yang sesuai dan dilengkapi dengan dokumen impor yang dipersyaratkan
- Semua komponen pengganti atau komponen yang dimodifikasi harus memiliki ketahanan material yang teruji dan bersertifikat guna meminimalkan risiko kecelakaan akibat kegagalan komponen di jalan raya
- Tujuan utama undang-undang ini adalah untuk mengurangi kontribusi kendaraan dan mesin on-road maupun off-road terhadap polusi udara di Kanada melalui penyusunan dan penerapan standar kinerja emisi yang diatur untuk kendaraan, mesin, dan peralatan yang diproduksi dan diimpor ke Kanada
- Motor Vehicle Safety Regulations (MVSR) Regulasi ini berfungsi sebagai guardrail (pagar pengaman) hukum agar setiap modifikasi pihak ketiga tidak mengorbankan aspek keselamatan bawaan pabrik
-   Indonesia dan Kanada memiliki peluang strategis yang signifikan terkait ekspor produk karet yaitu melalui implementasi Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA CEPA) yang mulai berlaku secara bertahap pada tahun 2026 ini
(Komponen) Otomotif
  • 1. Informasi Umum
  • 2. Undang-undang
  • 3. Regulasi
  • 4. Standar
  • 5. Lembaga Berwenang
Produk Ekspor Lainnya ke Kanada

Temukan teknis dan persyaratan mutu produk ekspor

Semua produk (Kanada)

Kertas

12 Negara tujuan

Regulasi & syarat mutu

Udang

43 Negara tujuan

Regulasi & syarat mutu

Tas

1 Negara tujuan

Regulasi & syarat mutu

Karet

56 Negara tujuan

Regulasi & syarat mutu